Pidato di Turki, Presiden Prabowo Subianto: Sekarang Terjadi Penindasan Bangsa Besar ke Bangsa Lemah!

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 11 April 2025 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di depan Parlemen Turki di Ankara. (Dok. Tim Media Prabowo)

Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di depan Parlemen Turki di Ankara. (Dok. Tim Media Prabowo)

ANKARA – Presiden RI Prabowo Subianto berbicara mengenai situasi global yang penuh ketidakpastian di hadapan parlemen Turki, di Ibu Kota Ankara, pada Kamis (10/4/2025).

Dalam pidatonya, ia tidak hanya menyoroti ketidakpastian global tetapi juga mengamatan bahwa kini masih terjadi penindasan oleh bangsa besar terhadap bangsa yang lemah.

“Kita merasakan bahwa saat ini keadaan dunia penuh dengan ketidakpastian.”

“Kita merasa bahwa terjadi penindasan oleh bangsa-bangsa yang besar terhadap bangsa-bangsa yang lemah,” kata Prabowo.

Menurutnya, banyak negara yang berbicara mengenai hal asasi manusia (HAM) tetapi diam dan tidak mengambil aksi nyata dalam menghadapi pelanggaran HAM dan pengeboman terhadap warga Gaza.

Namun, ia menilai pemimpin negara Turki tegas membela bangsa yang lemah termasuk Palestina.

“Banyak negara bicara tentang demokrasi, bicara tentang HAM. Tapi ketika anak-anak dan ibu-ibu dibom di jalur Gaza, mereka semua diam.”

“Pura-pura tidak tahu, dan pura-pura bahwa itu bukan pelanggaran HAM,” ujarnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Minergi.com dan Harianindonesia.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Helloidn.com dan  Topikpost.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojatim.com dan Harianbanten.com 

Untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Rilispers.com (lebih dari150an media).

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Sapulangit Network.

Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Eks Stafsus Nadiem, Jurist Tan, Jadi Tersangka Kasus Chromebook Nasional
BRI Disisir KPK! Dua Mantan Direktur Diduga Terlibat Skandal EDC!
Dana Hibah Pokmas Diduga Fiktif, Khofifah Disebut ‘Pasti Tahu’ Alurnya
Prabowo–Putin Kukuhkan Kemitraan Global, Rusia Gandeng Indonesia
Khofifah Bisa Dipanggil KPK, Kusnadi Sebut “Pasti Tahu”
Skandal Kuota Haji Khusus: KPK Ungkap Praktik Lama yang Terpendam
Desakan KPK Ambil Alih Kasus Penyuapan Rp50 Miliar Sugar Group ke Zarof Ricar Semakin Menguat
KPK Ungkap Alasan Penggeledahan Rumah Senator DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti di Surabaya

Berita Terkait

Kamis, 17 Juli 2025 - 13:11 WIB

Eks Stafsus Nadiem, Jurist Tan, Jadi Tersangka Kasus Chromebook Nasional

Jumat, 4 Juli 2025 - 06:08 WIB

BRI Disisir KPK! Dua Mantan Direktur Diduga Terlibat Skandal EDC!

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:09 WIB

Dana Hibah Pokmas Diduga Fiktif, Khofifah Disebut ‘Pasti Tahu’ Alurnya

Senin, 23 Juni 2025 - 14:29 WIB

Prabowo–Putin Kukuhkan Kemitraan Global, Rusia Gandeng Indonesia

Senin, 23 Juni 2025 - 10:24 WIB

Khofifah Bisa Dipanggil KPK, Kusnadi Sebut “Pasti Tahu”

Berita Terbaru