SUS Indonesia Terpilih sebagai Mitra Resmi Danantara dalam Program Nasional WtE

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 3 November 2025 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

SHANGHAI, 4 November 2025 /PRNewswire/ — Indonesia terus bergerak menuju masa depan yang lebih bersih dan cerdas dengan mengubah sampah perkotaan menjadi sumber listrik. Melalui anak usahanya, SUS Indonesia Holding, SUS ENVIRONMENT resmi terpilih sebagai penyedia teknologi yang telah memenuhi persyaratan sehingga tercantum dalam Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) PT Danantara Investment Management (Persero) untuk program nasional Waste-to-Energy (BUPP PSEL).

Danantara Indonesia building
Danantara Indonesia building

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penetapan ini menjadi bentuk pengakuan atas keahlian dan rekam jejak SUS ENVIRONMENT dalam sektor waste-to-energy (WtE) sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi energi bersih di Indonesia. Program PSEL ingin mengubah sampah perkotaan menjadi energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir (TPA), serta menekan emisi gas rumah kaca — sebuah langkah penting menuju masa depan yang berkelanjutan dan rendah karbon.

Berpengalaman hampir dua dekade dan telah terlibat dalam 90 proyek di seluruh dunia, SUS ENVIRONMENT menjadi salah satu pelopor inovasi pengelolaan sampah. Teknologi canggih yang dikembangkan SUS ENVIRONMENT memadukan sejumlah sistem, seperti thermal treatment, energy recovery, dan pengendalian emisi yang sesuai dengan standar internasional. Dengan demikian, SUS ENVIRONMENT mendorong pembangunan berkelanjutan dan penerapan ekonomi sirkular di area perkotaan.

"Untuk menyediakan solusi kelas dunia yang menjawab kebutuhan Indonesia, SUS Indonesia Holding siap mewujudkan kota yang lebih bersih dan mendukung pertumbuhan hijau nasional," ujar juru bicara SUS ENVIRONMENT.

Dengan mencantumkan SUS ENVIRONMENT dalam DPT, Indonesia terbuka menyambut kolaborasi global dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah perkotaan. Melalui perpaduan keahlian global dan pemahaman di pasar lokal, kolaborasi ini dapat memperkuat ekonomi sirkular dan mendukung pencapaian target nasional untuk menurunkan emisi.

Dengan misi "Menciptakan lingkungan hidup yang lebih bersih dan layak huni," SUS ENVIRONMENT siap berperan aktif dalam proyek-proyek WtE di Indonesia — mengubah sampah menjadi energi dan mendukung transisi menuju masa depan yang lebih lestari dan cerdas.

Kabar terbaru:
https://www.instagram.com/p/DQesSkek-Zy/?igsh=MWdoODUwdHlhY2t3Yg==

TENTANG SUS ENVIRONMENT

SUS ENVIRONMENT adalah penyedia solusi lingkungan hidup yang terbesar di dunia.* Hingga Juni 2025, SUS ENVIRONMENT telah mendirikan 11 pusat manajemen di seluruh dunia, dan melayani lebih dari 100 juta orang. SUS ENVIRONMENT juga berinvestasi dan membangun 90 proyek pembangkit listrik tenaga sampah/PLTSa (low-carbon Eco-industrial parks) dengan kapasitas harian hampir 120.000 ton sampah perkotaan berbentuk padat yang menghasilkan sekitar 18.000 GWh listrik hijau setiap tahun. Peralatan dan teknologi SUS ENVIRONMENT telah digunakan 300 proyek PLTSa di seluruh dunia untuk mengolah lebih dari 300.000 ton sampah perkotaan berbentuk padat setiap hari.*

*Data Sanitasi Lingkungan Hidup Tiongkok dan data publik, mencakup skala desain total, data terhitung hingga 30 Juni 2025.

 

Berita Terkait

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama
Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru
Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga
Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya
Risen Energy Raih Pesanan Modul HJT 1,2 GW dari China Huaneng Group, Semakin Memperkuat Posisinya sebagai Pemimpin Industri
Fortune perluas kepemimpinan di Asia dengan Direktur Editorial dan Kepala Brand Studio baru

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Kamis, 16 April 2026 - 02:00 WIB

Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Kamis, 16 April 2026 - 01:00 WIB

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Berita Terbaru